6 Jalur Resmi Pendakian Gunung Rinjani

sembalunEnam jalur pendakian ke Gunung Rinjani yang telah resmi dibuka oleh Kantor Balai Taman Nasional Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat yaitu jalur Sembalun, Tetebatu, serta Timbanuh, berada di Kabupaten Lombok Timur.

Sedangkan jalur Torean, dan Senaru berada di wilayah administratif Kabupaten Lombok Utara, serta jalur Aik Berik berlokasi di wilayah Kabupaten Lombok Tengah.

Dari 6 jalur resmi pendakian ke Gunung Rinjani, jalur/ trek pendakian mana yang paling cocok untuk Anda?


Jalur Resmi Pendakian Dari Lombok Timur

  1. Sembalun: Pendakian melalui sembalun start pada ketinggian 1.150 mdpl bisa untuk program 2 hari ke Plawangan Sembalun dan puncak Rinjani atau  3 hari ke Puncak + Danau Segara Anak dan bisa keluar di Senaru atau Torean Lombok Utara.
  2. Timbanuh: Jalur resmi pendakian dari Timbanuh bisa untuk program 2 hari – 3 hari ke Plawangan Timbanuh, Plawangan Tembesi dan puncak Selatan G Rinjani (2nd summit Rinjani) dengan ketinggian 3.500 mdpl. dan harus kembali ke Timbanuh.
  3. Tetebatu: Jalur resmi pendakian Tetebatu bisa untuk program 2-3 hari dan harus kembali ke Tetebatu.  Start dari ketinggian 700 mdpl menuju Plawangan Tetebatu atau sekarang dinamakan Sangkareang Mountain dengan ketinggian 3.200 mdpl dan dari tempat ini bisa melihat danau Segara Anak, puncak Rinjani dari sisi selatan.

Jalur Resmi Pendakian Dari Lombok Utara

  1. Senaru: Jalur trekking Senaru start dari ketinggian 601 mdpl bisa untuk program 2-3 hari ke Plawangan Senaru, Danau Segara Anak dan puncak Rinjani. Berangkat melalui Jalur Senaru bisa keluar ke Sembalun jika ke Puncak dan bisa keluar ke Torean jika hanya ke Danau Segara Anak.
  2. Torean: Jalur trekking Torean juga start mendaki dari ketinggian sekitar 600 mdpl untuk program 2-3 hari ke Danau Segara Anak dan puncak Rinjani dan bisa keluar ke Sembalun atau Senaru.

Jalur Resmi Pendakian Dari Lombok Tengah

  1. Aik Berik: Rute trekking melalui desa Aik Berik start pada ketinggian sekitar 650 mdpl untuk program 2-3 hari menuju Plawangan Aik Berik dengan ketinggian sekitar 2.600 mdpl dan harus kembali ke Aik Berik

Masing-masing jalur pendakian sudah ditetapkan batas maksimal jumlah wisatawan yang akan melakukan pendakian. Misalnya, Sembalun, dan Senaru, masing-masing 75 orang per hari atau 50 persen dari total kapasitas kunjungan.

Sementara Timbanuh, dan Aik Berik, maksimal 50 orang per hari. Sedangkan dua jalur pendakian baru, yakni Torean, dan Tetebatu, maksimal hanya 30 orang per hari.

BTNGR juga menerapkan protokol kesehatan, yakni setiap pendaki wajib diperiksa suhu tubuhnya, mengenakan masker, untuk pendaki dari luar NTB wajib menunjukkan surat keterangan bebas Covid-19.

OBJEK WISATA NON PENDAKIAN
Selain wisata pendakian, BTNGR juga tetap membuka delapan destinasi wisata alam nonpendakian yang ada di dalam kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani.

Delapan tempat wisata alam nonpendakian tersebut, yakni Air Terjun Otak Kokok, Air Terjun Jeruk Manis, Air Terjun Mayung Polak, Air Terjun Mangku Sakti, Gunung Kukus, Telaga Biru, Sebau, dan Savana Propok.

Para pengunjung juga diwajibkan menerapkan protokol kesehatan, yakni menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer.

Please Share